Test Footer

Motivasi Menulis
Diberdayakan oleh Blogger.

kk fariz

kk fariz
kk fariz

Test Footer 2

Blogger templates

Hosting Unlimited Indonesia

Recent Post

KECINTAAN VS ANARKISME ‘Innocence Of Muslims’


Umat yang baik memang sudah sepantasnya mencintai Nabinya, mencintai pemimpinnya. Akan tetapi yang tidak kalah pentingnya apakah kita sudah mencintai dan mengikuti apa yang beliau ajarkan, belum ada dalam sejarah kenabiaan, seorang nabi melawan hinaan dan cacian dari kaumnya dengan kekerasan dan pengrusakan, terlebih Nabi Kita Muhammad SAW. Beliau selalu mengajarkan kelembutan dan kerendahan hati, bahkan terhadap musuh sekalipun. Masih melekat dalam ingatan kita ‘ketika beliau melewati suatu daerah yang kota thaib, beliau dilempari dengan batu dan kotoran hewan, hingga wajah Beliau berdarah,  apakah pada saatitu Beliau membalas perlakuan Kafir qurais dengan hal yang serupa? Apakah beliau membalas ejekan dan hinaan dengan hinaan yang lebih dari yang beliau terima, jawabnya TIDAK’. Padahal jika pada saat itu nabi Muhammad SAW mau meminta dan memohon kepada Allah untuk membinasakan orang-orang yang mengejek dan menghina beliau, tentunya kebinasaanlah yang akan didapati oleh orang-orang kafir pada waktu itu. Bahkan pada waktu itu malaikt jibril sudah geram dan ingin membalas kekejaman orang-orang kafir dengan menimpakan gunung dan perbukitan yang ada dikota Thaib, apa jawab beliau, ‘Jangan Jibril, mereka melakukan hal itu karena mereka belum mendapatkan hidayah Allah”, bukankah islam diturunkan kemuka bumi sebagai rahmattan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam). Bahkan suatu ketika Beliau hampir setiap hari diludahi oleh seseorang yang memang ditugasi untuk menyakiti dan memprovokasi Beliau, tetapi takkalah orang yang selalu meludahi beliau sakit, Beliaulah orang yang pertama kali menengok, hingga akhirnya orang tersebut takjub akan keluruhan pribadi Nabi dan menyatakan diri masuk agama Islam. Disanalah letak kesucian dan kerendahan hati dari Nabi Kita Muhammad SAW.
Akan tetapi sungguh ironis yang terjadi dengan umatnya, berdalih kecintaan kepada Beliau, kita melakukan pengrusakan, kita melakukan penistaan yang serupa. Seharusnya kita harus lebih bersikap dewasa, propaganda orang-orang Barat memang Hebat, terbukti dengan film yang mereka buat, umat islam kehilangan jati diri sebagai agama yang rahmatan lil’alamin. Kita bahkan melakukan yang jauh lebih dari yang Nabi kita ajarkan. Orang-orang Barat saat ini mungkin sedang tertawa, mereka telah mempertontonkan kepada dunia ‘bagaimana islam yang sebenarnya’. Terbukti berdalil kebebasan individu Amerika dan Pancis  tidak mau menarik film Innocence Of Muslim dari situs social media Youtube, dan tidak mau menarik dan meinta maaf atas beredarnya karikatur Nabi Muhammad di media Cetak Prancis, pembuat film IOM memang ditangkap akan tetapi penangkapannya bukan atas dasar kasas film IOM yang kontroversial ini.
Seharusnya para ulama dan toko-toko agama islam dan para cendekiawan mau turun kejalan dan menjelaskan kepada umatnya ‘bahwa sebenarnya kondisi inilah yang diharapkan oleh orang-orang barat terhadap islam’. Oleh karena itu kita jangan mau tergiring dengan  kondisi yang mereka harapkan, tunjukkan bahwa islam memang membawa rahmat bagi seluruh alam.
Orang-orang Barat telah berhasil memecah-belah dan membuat kegelisahan umat Islam, Berapa banyak nyawa yang melayang sia-sia yang mengatasnamakan kecintaan, demo turun kejalan dan pengrusakan hampir terjadi di seluruh Negara Islam di belahan dunia ini. Berapa banyak kerugian material yang diakibatkan dari yang namanya ‘Kecintaan’ ini. Kalau Saja Nabi kita menyaksikan apa yang umatnya lakukan sekarang ini, tentunya beliau sangat bersedih. Karena umatnya telah melakukan sesuatu yang tidak pernah beliau ajarkan, karena dengan dalil apa saja, dengan alasan yang bagaimanapun juga, anarkisme tidak pernah diajarkan oleh Nabi Kita Muhammad SAW terlebih oleh Agama Islam, bahkan oleh seluruh agama yang ada didunia ini. Kecintaan yang sebenarnya adalah mengikuti apa yang beliau ajarkan dengan semaksimal mungkin dan meninggalkan apa beliau tidak pernah ajarkan. Itu kecintaan yang hakiki.
0 Komentar untuk "KECINTAAN VS ANARKISME ‘Innocence Of Muslims’"
Back To Top